Home Sweet Home

posted in: Indonesia, Lifestyle | 0

Zaman SMP, saya sering ke Gramedia bersama teman sebelum atau setelah pulang les LIA, kebetulan tempat les saya dekat dengan Gramedia. Kami ke sana entah itu untuk membeli buku (seringnya komik sih :p) atau hanya sekedar melihat-lihat dan membaca gratisan, hehe. Salah satu section yang tidak pernah luput saya kunjungi adalah section arsitektur. Biarpun gambar saya jelek pake banget alias ga pandai gambar sama sekali, tapi saya sangat suka melihat arsitektur dan desain interior. Entah kenapa habis lihat gambar-gambarnya saya jadi happy, padahal cuma lihat saja, ga punya tempat seperti itu, haha. Karena itu saya jadi punya gambaran desain rumah seperti apa yang saya impikan.

Saya suka rumah yang kecil tapi dalamnya ajaib. 😀 Kenapa saya suka rumah kecil?karena lebih homey dan ga bikin kesepian. Tepatnya saya suka narrow house dengan konsep urban design, memiliki design interior yang ergonomis, jadi rumah dan furnitur memiliki fungsi yang seoptimal mungkin, ga ada space yang sia-sia atau berlebihan.

Pertama bagian depan. Saya suka design rumah model persegi dibanding trapesium, terlihat sangat futuristik dan minimalis. Tentu banyak kacanya supaya penerangannya baik. Kalau searching di Google kurang labih yang terbayang kayak gini, dengan ditambahin balkon.

urban narow house
sumber : pinterest.com

Bagian bawah hanya garasi. Untuk bagian pintu masuk, saya ingin ada genkan seperti rumah Jepang, jadi sepatu diletakkan berjejer rapi di depan pintu rumah, ada bangkunya juga buat pasang sepatu.

genkan
sumber : pinterest.com

Bagian dalam design interior-nya sendiri ada ruang tamu merangkap ruang keluarga, ruang makan dengan dapur, tangga ke lantai 2, kamar mandi, kamar utama, musholla, dan kolam kecil. Design yang terbayang kemungkinan seperti ini.

design interior narrow house
sumber : homedit.com
kamar mandi
sumber : homeadore.com

Untuk di kamar saya tidak ingin ada kamar mandi, karena hanya nambah-nambah ruangan yang ga perlu dan bikin kamar jadi lembab.

mushola dan tamab belakang
sumber : ahlitamanjogja.com
kolam dan taman dalam
sumber: brilio.net

Lanjut ke lantai 2, ada 2 kamar tidur, ruang keluarga merangkap ruang kerja, dan 1 kamar mandi.

ruang kerja
sumber : bydlo.cz

Lantai 3 menjadi rooftop, dengan 1 kamar tidur, tempat cuci, dan jemuran.

sumber : homeshabby.com
rooftop
sumber : homeshabby.com
rooftop
sumber : furnizing.com
rooftop
sumber : archify.com

Total kamar ada 4 karena saya pengen punya 3 anak, kalau anak udah gede-gede dan ga tinggal di rumah lagi, saya pengen jadi host family AFS supaya tiap tahunnya ada pelajar yang tinggal biar rumah saya selalu rame. 😀

Yah begitulah kurang lebih, sepertinya saya dan future husband (entah siapa, tapi saya mohon bantuannya^^) harus bekerja keras untuk rumah impian. :’)

Dream big, because dreams do happen.

-Alex Morgan-

Leave a Reply

Your email address will not be published.